Pipa Huller uPVC telah menjadi pilihan populer dalam industri konstruksi dan plumbing. Reputasinya sebagai pipa yang kokoh dan tahan lama membuat banyak orang menjadikannya solusi untuk kebutuhan instalasi saluran air bersih, irigasi, hingga drainase.
Namun, di balik kepopulerannya, belum banyak yang tahu bahwa pipa uPVC terbagi menjadi beberapa kelas berbeda. Dua di antaranya adalah pipa kelas D dan AW. Keduanya memiliki karakteristik tersendiri sehingga kegunaan serta ketahanannya pun tidak akan sama. Perbedaan antara pipa uPVC kelas D dan AW dari Huller ini sangat penting untuk dipahami untuk memastikan Anda memilih pipa yang tepat sesuai dengan kebutuhan.
Yuk, simak penjelasan selengkapnya berikut ini:
Pipa Huller uPVC

Sebelumnya, mari pahami kembali mengenai apa yang dimaksud dengan pipa uPVC. Istilah uPVC merupakan akronim dari unplasticized Polyvinyl Chloride, yakni bahan plastik yang terbuat dari polivinil klorida tanpa bahan plasticizer. Plasticizer sendiri merupakan bahan kimia yang ditambahkan ke PVC untuk membuatnya lebih fleksibel dan mudah dibentuk. Namun, kehadirannya dapat berdampak negatif pada kesehatan dan lingkungan.
Oleh karena itu, pembuatan pipa plastik tanpa tambahan material plasticizer seperti yang dilakukan Huller dianggap lebih aman. Produk pipa yang dihasilkan dapat digunakan untuk saluran air bersih, terutama untuk air minum, karena tidak mengandung bahan yang berpotensi berbahaya. Tidak hanya itu, karena material utamanya adalah polivinil klorida, pipa juga tahan terhadap karat dan korosi sehingga dapat digunakan selama bertahun-tahun.
Selain itu, setiap produk pipa Huller dipastikan memenuhi standar kualitas untuk menjamin keamanan serta kekuatannya dan dapat dimiliki dengan harga terjangkau. Lalu, tergantung kekuatannya, pipa uPVC ini terbagi menjadi beberapa kelas seperti D dan AW.

Pipa uPVC Kelas D
Pertama, ada pipa Huller uPVC kelas D yang tersedia dalam 11 varian ukuran diameter dengan rentang mulai dari 1¼ inch hingga 12 inch. Sementara rentang ketebalan pipa adalah 1,25—4,7 mm. Pipa D merupakan yang paling tipis dibandingkan varian pipa lainnya sehingga hanya cocok untuk saluran pembuangan air atau limbah rumah tangga. Anda bisa menggunakannya untuk memasang wastafel, kitchen sink, maupun saluran pembuangan air di dapur. Ciri khas utama pipa uPVC kelas D Huller adalah keberadaan strip warna merah yang melintang di badan pipa dari ujung ke ujung.
Pipa uPVC Kelas AW
Lalu, ada pipa uPVC kelas AW yang dinding pipanya lebih tebal dibandingkan pipa D pada diameter yang sama. Produk ini tersedia dalam 14 ukuran dengan rentang diameter mulai dari ½ inch sampai dengan 12 inch dan rentang ketebalan pipa di angka 1,2—8,1 mm. Dindingnya yang lebih tebal membuat pipa mampu menahan tekanan air hingga 10 kg/cm2. Karena itulah pipa uPVC AW Huller sangat cocok digunakan untuk saluran air bersih yang bertekanan tinggi. Anda juga bisa menggunakannya untuk kebutuhan saluran irigasi di kebun atau halaman. Adapun ciri khas utama pipa adalah strip berwarna biru di sepanjang badan pipanya.
Perbedaan Keduanya
Setelah menyimak penjelasan di atas, tentu sudah terlihat apa perbedaan antara pipa Huller uPVC kelas D dan AW. Berikut beberapa poin penjelasannya yang bisa Anda pelajari:
- Ketebalan pipa berbeda, pipa uPVC AW dengan diameter yang sama lebih tebal daripada pipa uPVC D.
- Rentang varian diameter pipa berbeda, pipa uPVC AW tersedia dalam diameter yang lebih kecil, yakni ½ inch.
- Kekuatan dinding pipa menahan tekanan air tidak sama, pipa uPVC AW dapat menahan tekanan air hingga 10 kg/cm2.
- Fungsinya berbeda, pipa uPVC D lebih cocok untuk saluran pembuangan air dan limbah rumah tangga, sementara pipa uPVC AW bisa untuk saluran air bersih.
- Dari segi tampilan, pipa uPVC D ditandai dengan strip merah, sementara strip pada pipa uPVC AW berwarna biru.
Keuntungan Menggunakan Pipa Huller

Terlepas dari kelas pipa yang menjadi pilihan, ada beberapa keuntungan menggunakan pipa Huller yang bisa Anda dapatkan secara general. Salah satu contohnya adalah pipa Huller uPVC memiliki karakteristik antikarat dan korosi sehingga saluran air akan terlindung dari risiko kontaminasi. Pipa juga memiliki aditif anti UV yang dapat melindunginya dari kerusakan akibat paparan sinar ultraviolet (UV) matahari.
Adapun keuntungan lainnya adalah sebagai berikut:
- Bobot pipa berbahan uPVC lebih ringan daripada pipa logam sehingga pengangkutan serta pemasangannya cenderung mudah.
- Pipa uPVC merupakan isolator listrik yang baik sehingga aman untuk digunakan di area yang berisiko terkena aliran listrik.
- Harganya lebih terjangkau dibandingkan dengan pipa air berbahan lain.
- Pipa tahan lama karena tidak akan berkarat maupun mengalami korosi.
- Tahan terhadap sinar UV sehingga tidak akan berubah warna meski terpasang di luar ruangan.
- Dinding pipa kuat dan tidak mudah pecah sehingga risiko kebocoran lebih kecil.
- Pipa dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan instalasi air, baik itu saluran air bersih, irigasi, maupun drainase.
Dibalik berbagai keunggulannya ini, perlu Anda ingat bahwa pipa uPVC memiliki keterbatasan dalam hal ketahanannya terhadap suhu tinggi. Pipa ini tidak cocok untuk mengalirkan air panas dengan suhu di atas 60°C. Karena itu jangan menggunakannya untuk saluran air panas di dapur maupun kamar mandi.
Apabila tertarik untuk menggunakan pipa uPVC dari Huller, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui kontak di bawah ini:
E-mail: [email protected]
Instagram: hullerpvc
Website: hullerpvc.com
Whatsapp: +6281321756931